Wednesday, April 20, 2016

Liburan Batu & Malang (Part 02: JTP1 - BNS)

DAY 03 (29 Februari 2016):

Pagi hari cerah, kami memutuskan untuk menyewa motor hotel untuk berpergian, dan diawali dengan sarapan di Warung Mbok Sri. Lucunya, kami ga tau kalo ternyata Warung Wareg yang ada di review itu berubah nama menjadi Warung Mbok Sri. Setelah memastikan bahwa tampang depannya sama, hanya berubah nama, kami akhirnya masuk dan memesan menu lele penyet, tumis taoge, ayam bakar dan teh manis. Rasanya lumayan, lelenya besar dan garing.. tumis taogenya sedep seger. Kami memilih lesehan kaca dimana bagian bawahnya terlihat ikan bersliweran, sayangnya ikannya belum terlalu banyak. Dan terlebih lagi restoran ini menyediakan playground buat anak-anak, jadi mereka ga bosen nungguin kalo kita mau leyeh-leyeh dulu setelah makan. hehehe.
[IMG_20160229_115853_1.jpg]
Puas sarapan, kami segera menuju Jatim Park 1. awan mendung menghampiri, kami pun memutuskan untuk memasuki Museum Tubuh Bagong terlebih dahulu. Alhamdulillah tidak salah pilih karena ternyata big K sangat senang disana. Antusias melihat organ-organ yang besar, penjelasan di tiap bagian organ maupun permainannya. Saran saya jika datang hujan ketika tiba di JTP 1, lebih baik masuk ke museum ini dulu baru ke dalam area wahana di JTP 1.
[IMG_20160229_122516.jpg]
[IMG_20160229_122540.jpg]
[DSC_9886.jpg]
[DSC_9893.jpg]
[DSC_9901.jpg]
Cukup lama kami di dalam museum, sehingga ketika memasuki JTP 1 sudah mulai hujan dan menjelang tutup. Mungkin juga karena hari Senin, di dalam sangat sepi pengunjung. Yang jaga ditiap bagian stand sains pun nampak duduk ngumpul di pojok. Kami pikir JTP 1 akan sangat seru untuk anak yang telah bersekolah lalu datang dengan rombongan sekolah. Selain Sains Fair, Rumah Adat, Taman Sayur, di dalam juga terdapat miniatur diorama Candi hingga suasana kehidupan jaman dahulu di Indonesia. Yang paling seru adalah area Akuarium, agak spooky karena gelap berlorong lumayan sempit dan sepi. tapi shark tank di tengah ruangan merupakan daya tarik tersendiri. Kami bisa melihat hiu dan penyu bersliweran, serunya ketika kami mencelupkan kamera waterproof kedalam shark tank tadi. Hasil rekamannya bagus banget, seakan kami berenang bersama penyu dan hiu.
[IMG_20160229_143235.jpg]
[DSC_9946.jpg]
[IMG_20160229_144915.jpg]
[IMG_20160229_161221.jpg]
[IMG_20160229_160651.jpg]
Keluar dari JTP 1, hujan masih awet dan kami menggunakan jas hujan bergegas menuju rumah makan sate hotplet. Dingin basah kuyup paling enak memang menyantap sate, maka kami pesan sate kambing, sup ayam, jeruk panas, dan wedang jahe. Mesti coba makan disini kalo main ke Batu, semua yang kami pesan memuaskan dan enak. big K dan baby H juga suka banget sup ayam dan jeruk panasnya. Rekomen!
[IMG_20160229_172536.jpg]
Cukup lama kami beristirahat disini, lalu kami lanjutkan lagi menuju Batu Night Spectacular. Kami tiba dan hujan pun berhenti. BNS ini penuh dengan wahana permainan, namun karena sudah dari pagi berkeliling jadi kami putuskan hanya berjalan-jalan santai saja, tanpa menaiki wahana permainannya. Ada Art Gallery, yang buat kami sih seru karena si sulung kocak banget bisa acting seru berpose disana. Kirain bakal bete dia, hahaha ternyata paling antusias. Abis itu kami sebelum masuk Lantern Garden, masuk ke Rumah Ilusi, dan terjadi peristiwa lucu bin sedih. Karena sehabis hujan, lantai rumah kaca tersebut penuh genangan air. Yahh, next saran saya udah skip aja itu ga penting banget rumah, hahaha. Big K jatuh ke salah satu genangan besar karena mengira ada kaca di sampingnya, lucu kata papanya karena saya ga liat. dia serta merta jatuh bersandar ke angin, hihihi. tertipu ilusi dia. Mirisnya adalah kita akhirnya cari2 satu set baju di area belanja BNS.
[IMG_20160229_192503.jpg]

[IMG_20160229_192918.jpg]
[IMG_20160229_194718.jpg]
Setelah tragedi, kami pun bergegas ke Lampion Garden mengingat hari semakin malam dan mulai dingin banget. Begitu masuk, kami mulai semangat lagi hehe. takjub sama penataan taman dan patung-patung lampunya. Puas sekali foto-foto disana, ohya buru-buru karena baterai 2 hape, slr, ricoh teta, dan waterproof camera kami sudah menipiiss bahkan udah ada yang habis total. Di taman ini romantis banget suasananya. Pengen deh Bandung punya taman begini, hihihi. ditutup dengan big K dan papanya (again, saya cuma nunggu dibawah gendong bayi bobo) naik sky bike nya BNS. Lalu kembali ke hotel, dan beristirahat untuk siap ke JTP 2! yeeey..
[IMG_20160229_204315.jpg]

[IMG_20160229_205153.jpg]
[IMG_20160229_205451.jpg]
[IMG_20160229_205301.jpg]
[IMG_20160229_210038.jpg]




Liburan Batu & Malang (Part 01: Selecta - Museum Angkut)

Petualangan liburan kami sebenarnya sudah berlalu di bulan Februari kemarin, banyak banget yang bertanya mengenai detil perjalanan, review tempat, juga rincian pengeluaran tiket dsb. Maafkan ya temans, baru sempat sekarang.. hahaha, semoga masih bisa bermanfaat ya. Tanpa perlu banyak basa-basi, yuk tengok perjalanan seru kami di Kota Batu dan Kota Malang yang memorable and unforgettable.

DAY 01 (26-27 Februari 2016):

Kami berangkat dan pulang naik kereta Malabar tujuan Bandung-Malang. Berangkat sore hari (16.50) yang penuh menegangkan karena Uber yang ga kunjung datang akhirnya minta dianter bapak aja langsung ke stasiun. Dan ternyata kami baru tau juga kalo Malabar ini berhenti di stasiun Kiaracondong, yang jelas lebih dekat dari pada Stasiun Bandung. perjalanan ditempuh selama 16 jam, pun karena ga kebagian di eksekutif (4 kursi berdekatan) akhirnya kita pilih kereta bisnis dan eksekutif untuk pulangnya. Perjalanan berangkat ini agak kurang menyenangkan karena ternyata bayi banyak bangun, balita juga ternyata badannya anget (udah agak terprediksi sih, karena sebelumnya bayi batpil demam trus udah sembuh biasanya gantian kakaknya.) Faktor lain yang kurang nyaman adalah satu gerbong dengan rombongan, sepertinya guru-guru, yah mungkin namanya karyawisata jadi mereka lebih banyak ngobrol, teriakin temennya yang dibangku lain, ketawa becanda keras-keras, dsb. Saya yang bawa bayi ya resiko saja deh, jadi bayi rungsing kebangun-bangun, jadi ga bisa bobo lagi trus minta tetah melulu di dalem kereta. heuheu..
Sampailah kami di stasiun Malang Kota pukul 09.00! langsung buka itinerary setengah jadi (karena sampe detik berangkat, belom juga selese saking blank mau ngapain aja 12 hari! hahaha.) dan tujuan pertama adalah sarapan di Bug Matira yang lokasinya tepat sebelah stasiun. Langsung pesen deh nasi rawon buat suami sama nasi bug yang melegenda itu. Enak bangeettt, apa saking lapar ya, tapi memang pas di lidah buat saya. teh manis hangat sangat pas menemani sarapan nasi bug. Selepas sarapan, kami dijemput kawan lalu mampir silaturahim ke rumahnya. Tepat siang hari, kami berpamitan dan memesan taksi Citra untuk mengantarkankan ke hotel The Batu Villas. Sepanjang perjalanan diguyur hujan, ya begitulah musim hujan menemani liburan kami disini. Hampir setiap siang atau sore kota Malang dan kota Batu diguyur hujan. Perjalanan macet karena ada 3 universitas besar sedang wisudaan, jadi memakan waktu sekitar satu jam lebih baru sampe di hotel.
[IMG_20160227_101440.jpg]
[IMG_20160303_160013.jpg]

Dalam ittenary rencananya malam pertama kami mengunjungi BNS, namun panas big K semakin anget dan hidungnya tersumbat. Akhirnya kami putuskan untuk check in lalu beristirahat.

Expense:

Taksi Citra dari Malang ke Batu: 90rb

DAY 02 (28 Februari 2016):

Pagi hari, kami memutuskan untuk sarapan di hotel saja, karena cuaca pun mendung. Langsung pesan taksi Citra khusus kota Batu, kami pun menuju Taman Wisata Bunga Selecta. Sampai sana hujan pun turun, tapi Alhamdulillah kemudian cerah kembali. Mungkin karena hari minggu, Selecta penuh pengunjung, sebagian besar menikmati berenang air hangat. Memang harga tiket kolam renang terbilang murah banget (tapi saya lupa berapa, hehe) Pemandangan taman bunga yang luas penuh bunga bermekaran dan wangi tanah pasca hujan membangkitkan mood kami. Big K langsung berlari menuju flying fox, segera minta naik. flying fox yang cukup tinggi membuat semua orang terheran-heran melihat big K yang imut ini super antusias memanjat dan menaiki pohon menuju area terjun. "Ya Allah, iku kendel tenan bocah.. bocahe cilik koyok ngono." hampir semua berceletuk demikian. "oalah, yo kendel ki.. wani po ora sampeyan?" ujar seorang ibu kepada suaminya sambil bercanda. komen yang bikin saya bingung, seorang ibu bilang "Ibune to? kok yo tega bu?" saya mesem aja, karena langsung disamber sama orang disebelahnya "lha iku anake dewek sing kepengen! Amaann koo!" Saya tega? iyalah malah terharu dia antusias, selama dia berani (memang dia senang dengan ketinggian) dan tidak takut akan hal yang positif pasti saya dukung segenap hati. terbukti akhirnya dia naik flying fox itu sampe dua kali, hahaha. Setelah itu, lanjut big K dan papanya naik sky bike, yang mengelilingi taman bunga Selecta. Saya dan baby H yang terlelap di gendongan cuma foto-foto sambil nunggu, hehe.
[IMG_20160228_105842.jpg]

[IMG_20160228_120132.jpg]
Puas di Taman Bunga Selecta, kami pun kembali pesan taksi lanjut menuju Museum Angkut. Jarak Museum Angkut dan hotel itu super dekat, ngesot juga nyampe (?) hihi. Kami memutuskan kesini karena dekat tadi, walau sepanjang pagi sore ini big K tidak demam, makan minum bagus dan ceria, kami tetap tidak mengambil resiko sampe kecapekan dan jauh dari hotel. Museum Angkut mewajibkan tidak membawa makanan dan minuman dari luar. beneran di check satu per satu tas yang pengunjung bawa. Kesan pertama masuk museum ini besar banget! Langsung disuguhi berbagai mobil motor dan sepeda. Buat yang sangat suka mobil antik dan foto narsis pasti betah berlama-lama disini. Museumnya bersih, petunjuk arah dan flow museumnya jelas. Koleksi lantai dua penuh dengan mesin, juga ada beberapa pesawat. Kami menyempatkan makan siang di restoran lt.3, dimana interiornya dibuat ala kabin pesawat berikut dengan kursi penumpangnya.
[IMG_20160228_134104.jpg]

[IMG_20160228_152824.jpg]
Yang juga berkesan adalah tema-tema tiap negara pabrik automotif tersebut dibuat, jadi selain melihat koleksi antiknya, kita dibuat terbawa suasana kota asal kendaraan di masa lampau. benar-benar memukau dan dikemas rapi. terakhir kami mampir ke pasar apung untuk makan malam dan membeli kaos untuk anak-anak. Tidak sempat naik perahu karena hujan besar serta sudah gelap. kami pun menelefon hotel untuk memesan layanan jemput mobil dari hotel, karena dekat jadi sudah tentu lebih cepat datang mobil hotel dibanding memesan taksi. Jadi kalo hujan tapi masih siang/sore hari, menurut saya mending ke sini saja dulu. karena tempat tertutup minim area terbuka.


Expense:

Taksi Batu Taxi Wisata (Citra group) minimum order: 30rb
Tiket masuk Taman Bunga Selecta: 10rb/orang
Flying Fox: 20rb/orang
Sky Bike: 20rb/orang
Tiket masuk Museum Angkut (weekend, tanpa museum topeng): 80rb/orang

Layanan antar jemput Museum Angkut dengan mobil hotel: 29rb